Persyaratan untuk Pemecahan Sertipikat Tanah

Dasar Hukum :

  1. Undang-Undang No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Pokok-Pokok Agraria (UUPA).
  2. Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah.
  3. Peraturan Menteri Negara Agraria/ Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 3 Tahun 1997 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1997.
  4. Peraturan Pemerintah No. 46 Tahun 2002 Tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku Pada Badan Pertanahan Nasional (peraturan terbaru adalah Peraturan Pemerintah No 126 Tahun 2015)
  5. Surat Edaran Kepala Badan Pertanahan Nasional No.600-1900 Tanggal 31 Juli 2003.

Persyaratan :

  1. Permohonan yang disertai alasan Pemecahan tersebut.
  2. Identitas diri pemohon dan atau kuasanya (fotocopy KTP).
  3. Sertipikat Hak Atas Tanah asli.
  4. Site Plan (Syarat ini hanya untuk Kawasan Pembangunan Perumahan).

Biaya dan Waktu Pelaksanaan :

  1. Rp. 50.000,- dikalikan banyaknya sertipikat pemecahan yang diterbitkan.
  2. Waktu: 7 hari kerja = 1 bidang diluar waktu Pengukuran.
  3. 1 (satu) hari kerja = 8 (delapan) jam.

Untuk Biaya Pembuatan Akta Tanah Lihat Tulisan Berikut

Persyaratan Pembuatan Akta Jual Beli

Iklan
Perihal

omtanah.com adalah situs pribadi yang berisikan informasi untuk media pembelajaran dan memberikan gambaran umum terhadap permasalahan pertanahan yang sering dihadapi. Lihat tulisan selengkapnya Daftar Isi.

Ditulis dalam Tips Pertanahan

Terimakasih atas komentarnya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: