Tentang Situs

omtanah.com adalah situs pribadi yang berisikan informasi, Berita untuk media pembelajaran dan memberikan gambaran umum terhadap permasalahan pertanahan yang sering terjadi di Indonesia, segala informasi yang ada didalamnya tidak mempunyai hubungan secara langsung maupun tidak langsung dengan situs-situs yang terdapat dalam situs ini

Situs ini dibuat, berawal dari keinginan penulis untuk belajar dan membahas lebih dalam permasalahan pertanahan yang terjadi di Indonesia, selain itu situs omtanah.com juga dibuat untuk membantu pengakses situs untuk mendapatkan Berita, Kajian, dan Peraturan pertanahan yang lebih berkualitas.

Situs ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu jembatan untuk memudahkan masyarakat umum dan awam, dalam memahami berbagai persoalan dan prosedur pertanahan yang terjadi.

 

 


 

Kontak Situs

Site Title: om.tanah.com
Site Description: omtanah.com – situs pribadi yang berisikan Berita, Kajian, Peraturan yang digunakan untuk media pembelajaran dan juga memberikan gambaran umum terhadap permasalahan pertanahan yang sering terjadi di Indonesia.
Site Keywords: Sertipikat, Pengurusan Tanah, Jual Beli Tanah, Pembuatan Akta Tanah, Biaya Balik Nama, Aturan Pertanahan, Tips Pertanahan, Kajian Pertanahan, BPN.
Site Owner: Sarman P Sagala
Owner Address: Jalan Bukit Betung II Gg Sehati No 64.
City: Bangka
State/Province: Bangka Belitung
Country Indonesia
Phone Number: +62813 101 73 765
Public E-Mail : sarman_p_sagala[ad]yahoo.com

Iklan
14 comments on “Tentang Situs
  1. irf berkata:

    Public E-Mail : sarman_p_sagala[ad]yahoo.com
    harusnya Public E-Mail : sarman_p_sagala[at]yahoo.com?

  2. Jurnal EdVokasi berkata:

    Assalamualaikum, wr, wb.
    Kami memiliki 8 bersaudara, Masalah berawal di tahun 2008/9 saat kedua orang tua kami masih hidup, dimana kakak saya nomor 2 memiliki kebiasaan buruk suka bermain judi (saat itu sudah menikah) yang bernama T. Waktu itu kakak saya T karena kebiasaanya entah terlilit hutang atau membutuhkan uang untuk berjudi, bertemu dengan saudara sepupu kami, keponakan ayah kami (namanya S) dan dari pembicaraan mereka berdua kakak R diberikan uang yang katanya diberikan secara bertahap (3X). Sebagai gantinya kakak T secara diam-diam mengambil/mencuri surat tanah lahan pertanian dilemari ayah kami (atas nama Orang tua kami) dan diberikan kepada sepupu S. Akhirnya sepupu S merasa bahwa tanah tersebut telah dijual kepadanya walau tanpa ada surat persetujuan/ijin orang tua kami) dan telah merasa memilikinya sehingga dengan cara sepihak tanpa pemberitahuan orang tua kami melakukan penyerobotan lahan yang kebetulan tanah tersebut dikerjakan oleh orang lain (Petani Penggarap) dan mengusahakannya sebagai lahan pertanian.
    Orang tua kami akhirnya mengetahui bahwa surat tanah telah berada ditangan S, mereka sangat sedih dan kecewa atas perbuatan kakak kami T yang telah mencuri surat tanahnya, serta keponakan S yang secara diam-diam telah mengambil alih tanahnya. Orang tua kami berharap masalah tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan, dengan berharap bahwa sepupu S yang tempat tinggalnya hanya berjarak 100an meter untuk datang mengkonfirmasi kejadian pemberian surat tanah oleh kakak kami T. tetapi hal tersebut tidak pernah terjadi hingga awal tahun 2017 hanya berselang tidak lama ayah dan ibu kami beristirahat/meninggal pada usia lanjut, tidak pernah sepupu S untuk datang mempertanyakan status surat tanah yang dicuri oleh kakak T, walau semasa hidup kedua orang tua kami tidak jarang ayah kami sering bersua dengan S .
    Sebelum Ayah dan ibu kami meninggal mereka memberi wasiat supaya kami mengembalikan uang yang telah diambil kakak T tersebut.
    Kondisi saat ini sebagai berikut:
    1. Tanah tersebut hanya memiliki surat tanah yang dikeluarkan oleh pemerintah desa.
    2. Dipihak kami tidak memiliki Salinan surat tanah tersebut, karena semuanya sudah ada ditangan S
    3. Buku registrasi desa sudah hilang, tetapi seluruh masyarakat / pemerintah desa mengetahui status tanah tersebut
    4. Kami 8 bersaudara sepakat dan telah berinisiatif bertemu dengan S dihadapan pemerintah Desa untuk mengembalikan seluruh yang telah diberikan kepada kaka tersebut dengan harapan tanah tersebut bisa dikembalikan, tapi S tidak menyetujuinya malahan hanya mengancam kami !

    Yang ingin saya tanyakan, kira-kira apa yang bisa kami lakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut, mohon saran dan bantuannya

    Hormat saya,

    • omtanah.com berkata:

      Dari cerita bapak terlihat bahwa S, memang merasa memiliki terhadap tanah tersebut, kalo memang tidak ada bukti otentik mengenai pewarisan tersebut, saudara dapat mencobanya melalui pengadilan agama (jika saudara muslim)

  3. oriza sativa berkata:

    Salam kenal.. ^__^

    nama saya oriza.. cpns BPN 2013.. boleh nanya-nanya info nih tentang masa orientasi di BPN bagi lulusan s1???

Terimakasih atas komentarnya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: