Arsip Blog

Sentuh Tanahku – Aplikasi Inovasi Untuk Pertanahan

Menurut Riset yang dilakukan oleh Google dan Temasek, untuk periode 2015-2020 Indonesia disebut  sebagai negara dengan pertumbuhan pengguna internet tercepat di dunia. Sedangkan salah satu lembaga riset pasar e-Marketer,  mengatakan bahwa populasi netter Tanah Air mencapai 83,7 juta orang pada 2014. Angka

Tagged with: , ,
Ditulis dalam Berita Pertanahan, Tips Pertanahan

Logo Baru Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional

logo baru atr bpn

Setelah terjadi perubahan struktur menjadi Kementerian Agraria dan Tata Ruang / BPN, dan juga untuk kelengkapan administratif maka diterbitkan Keputusan Menteri Agraria Nomor 59/KEP-5.11/III/2017 tanggal 02 Maret 2017 tentang Lambang/Logo Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional. Penyebab

Tagged with: , ,
Ditulis dalam Berita Pertanahan

Perubahan Struktur Organisasi Dan Tata Kerja Pegawai Kementerian ATR/BPN Terbaru

Struktur Kantor Wilayah ATR BPN Terbaru

Dengan berubahnya status lembaga negara Badan Pertanahan Republik Indonesia (BPN RI) menjadi Kementerian Agraria dan Tata Ruang / BPN (ATR/BPN) maka sudah semestinya struktur organisasi dan tata kerja harus berubah. Sebagai informasi Kementerian memiliki dua struktur kepegawaian yaitu Pegawai Pusat,

Tagged with: , ,
Ditulis dalam Aturan Pertanahan, Berita Pertanahan

Polemik Pembelian Tanah RS Sumber Waras Oleh Pemerintah DKI Jakarta

Pendahuluan Mengenal Kasus Pembelian Tanah RS Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Sengketa pembelian tanah telah menjadi permasalahan nasional yang menjadi polemik dalam pembelian tanah rumah sakit sumber waras yaitu  Total luas lahan RS SW yang diketahui dibagi menjadi

Tagged with: , , , ,
Ditulis dalam Berita Pertanahan

Sertipikat Tanah Adalah Surat Berharga, Saatnya Merubah Paradigma Pertanahan

Kali ini akan membahas sebuah paradigma yang telah lama berkembang di masyarakat yang menganggap sertipikat tanah adalah barang/surat berharga, hal ini dikarenakan sertipikat dapat dijadikan sebagai bukti kepemilikan tanah, namun sebenarnya paradigma ini salah. Kenapa salah karena sebenarnya Sertipikat tanah

Tagged with: , ,
Ditulis dalam Berita Pertanahan, Kajian Pertanahan